Rabu, 25 Mei 2016

Rabu, 25 May 2016

Sekian lama udah gak pernah buat catatan harianku. hari ini aku pengen sekali mengeluarkan semua isi hatiku. dari perjalananku masuk kuliah sampai sekarang.
baiklah kita mulai sekarang.
Hari itu adalah hari kelulusanku, dimana semua temanku berusaha berdandan cantik, walau gak pake kebaya, tapi mereka semua all out. Tapi cuma aku yang gak peduli penampilan dan hanya seperti biasa cukup dengan jilbab dan gak mau pake ribet. meski begitu tetep merasa deg deg gan. karena saat hari penentuan aku harus stay atau bisa keluar dari gedung SMA yang menurutku teman - teman SMA kurang asik. cuma beberapa dari mereka yang memang deket denganku yang benar - benar welcome dengan apa adanya diriku. Acara di awali dengan perpisahan atau pelepasan kelas 3. dan disitulah aku mengikuti acara dengan ya..... berbagai rasa ada dalam benak dan hatiku. cieee.... puitis hehehe. ya seperti biasa. Saat diumumkan oleh wali kelasku dengn amplop yang dipegang oleh bapakku. disitu aku merasa dada seakan mau pecah menahan penasaran isi dalam amplop. dan aku paksa memaksa bapak untuk saat itu juga membuka amplop dan melihat isiny apakah aku lulus atau TIDAK. Dan alhamdulillah aku LULUS.... Seneng banget bisa meliha tulisan itu. Lega dan terharu bercampur aduk jadi satu. aku berpelukan dengan sahabat - sahabatku tercinta merayakan kelulusan itu.
waktu mulai berlalu dan setelah acara kelulusan aku sudah tidak pernah bertemu dengan mereka. entah apa yang mereka lakukan aku gak tau. waktu itu aku sibuk dengan pendaftaranku di PT dan melakukan berbagai tes untuk masuk PT, tapi toh gak masuk juga. Saat pebdaftaran itu aku menemukan teman yang dalam sekejab bisa jadi saudara. dia bernama Tina. sampai sekarang dia masih kontak dengaku walau cuma lewat dunia maya. Dan sekarang aku sudah dapat PT, meski kurag elit dan sepertinya tidak berkelas, PT yang aku masuki ini lebih berkompeten dan lebih baik dari PT yang alin. Ya UT atau Universitas Terbuka. Mengapa aku putuskan masuk UT karena saat aku gagal memasuki IPDN aku langsung dwon banget gak mau ngapa ngapain sampai sters, orang tuaku juga karena mikirin aku. dan dengan berbagai cara akhirnya aku bisa pulih mereka menemukan pekerjaan buat aku. Awalnya cuma buat coba - coba tapi e malah keterusan sampai 2 tahun aku kerja di sana. ya itung - itung cari uang jajan lah. Aku masuk UT dengan mudah dan di sambut baik disana. Sahabat aku yang dari SMP itu ikut - ikutan masuk UT karena juga mentok nyari PT yang sesuai. Di UT sistemnya enak karena dia berbasis tutorial jadi masukakna cuma hari minggu doang. dan aku senin - sabtu bisa kerja deh.